Upaya Meningkatkan Partisipasi Kaum Muda dalam Perayaan Ritus Torok Tae di Kampung Tirus

SALENG, Aventus (2021) Upaya Meningkatkan Partisipasi Kaum Muda dalam Perayaan Ritus Torok Tae di Kampung Tirus. Undergraduate thesis, STFK Ledalero.

[img] Text
Aventus Saleng_ Abstraksi.pdf

Download (190kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) memperkenalkan budaya torok tae di kalangan akademis dan semua pembaca terlebih khusus kaum muda yang mencintai kebudayaan lokal, (2) Memberikan pemahaman tentang budaya torok tae kepada semua orang yang mencintai kebudayaan, (3) Menyadarkan para pembaca akan pentingnya melestarikan budaya lokal torok tae di tengah arus perkembangan modernitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode studi kepustakaan, metode observasi dan metode penelitian lapangan. Pertama, metode penelitian kepustakaan: membaca dan mendalami berbagai literatur yang berkaitan dengan tema yang ditulis. Kedua, metode observasi: mengamati secara langsung hal-hal yang berhubungan dengan partisipasi kaum muda dalam mengikuti perayaan ritus torok tae. Ketiga, metode penelitian lapangan: melalukan wawancara dengan tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh penting lainnya yang ada di kampung Tirus. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa arus globalisasi telah mempengaruhi seluruh kehidupan umat manusia. Pengaruh globalisasi ini telah membawa dampak positif sekaligus dampak negatif bagi manusia. Aspek yang paling spektakuler dalam perkembangan globalisasi ialah transformasi kebudayaan dari yang tradisional ke yang modern. Hal ini membuat semua orang terlebih khusus kaum muda kampung Tirus beralih pada kebudayaan modern, sehingga cenderung melupakan kebudayaan lokal dan memilih kebudayaan baru yang dinilai lebih praktis. Selain faktor perubahan sosial penyebab lain budaya lokal khususnya ritus torok tae dilupakan ialah kurangnya minat dari generasi muda untuk belajar dan mewarisinya. Bertolak dari dampak kemajuan dunia yang cenderung menyudutkan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal maka penulis menawarkan suatu paradigma mengenai upaya untuk meningkatkan partisipasi kaum muda dalam perayaan ritus torok tae yang dipandang sangat kontekstual dengan situasi kehidupan masyarakat kampung Tirus. Upaya untuk melestarikan ritus torok tae dapat terlaksana dengan mengikuti beberapa pranata yakni pranata keluarga, pranata pendidikan dan lingkungan masyarakat. Pranata keluarga dapat memberi asupan pada segenap masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan efektif pada setiap kegiatan yang dilaksanakan. Pranata pendidikan memberi asupan berupa penanganan memasalah-masalah sosial. Sementara itu, lingkungan masyarakat sebagai tempat setiap individu untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ketiga hal tersebut maka masyarakat dapat menghayati nilai, norma-norma, kebiasaan dan adat istiadat yang telah dihidupi melalui kebudayaan yang terwaris.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Globalisasi, kebudayaan, keluarga, pendidikan dan lingkungan masyarakat.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
Divisions: Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Fransiskus Xaverius Sabu
Date Deposited: 25 May 2021 00:46
Last Modified: 25 May 2021 00:46
URI: http://repository.stfkledalero.ac.id/id/eprint/767

Actions (login required)

View Item View Item