Kedudukan Pancasila Dalam Wacana Islam Nusantara

LOBO, Marianus Yulius Lengi (2020) Kedudukan Pancasila Dalam Wacana Islam Nusantara. Undergraduate thesis, STFK Ledalero.

[img] Text
skripsi Marianus Yulius Lengi Lobo 15.75.5711.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedudukan Pancasila dalam wacana Islam Nusantara. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti adalah Pancasila sebagai dasar Negara dan wacana Islam Nusantara yang dicetuskan oleh Nahdlatul Ulama (NU). Wujud data dalam penelitian ini berupa informasi tentang wacana Islam Nusantara. Sumber data utama penelitian ini adalah Keputusan Muktamar NU yang ke-33. Sumber data sekunder diperoleh dari buku-buku tentang Pancasila dan dari kajian terhadap wacana Islam Nusantara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non interaktif, yang meliputi analisis isi terhadap dokumen dan arsip. Langkah yang digunakan dalam teknik analisis isi ditempuh dengan pertama, membaca dan mencari informasi tentang sejarah Pancasila dan pemahaman tentang Pancasila. Kedua, mengumpulkan dan mempelajari beberapa teori yang relevan dengan tema penelitian. Ketiga, Mencatat dan menganalisis semua data, berupa kutipan penting yang sesuai dengan permasalahan. Berdasarkan hasil analisis terhadap wacana Islam Nusantara dan relasinya dengan Pancasila, penulis menemukan adanya kesesuaian antara wacana Islam Nusantara dan posisi Pancasila sebagai dasar negara. Wacana Islam Nusantara yang ditawarkan NU sebagai sebuah ormas Islam terbesar di Indonesia memiliki kaitan erat dengan pemberdayaan nilai-nilai Pancasila. Wacana Islam Nusantara ini menjadi salah satu bentuk perhatian NU dalam memperkuat posisi Pancasila sebagai sebuah dasar yang kokoh bagi perjalanan kehidupan bangsa Indonesia. NU menjaga perannya sebagai sebuah kelompok Islam moderat yang mengutamakan pembentukkan karakter bangsa Indonesia yang bersaskan Pancasila. Karakter kebangsaan yang ingin diupayakan oleh NU adalah karakter kebangsaan yang menjunjung tinggi persaudaraan, toleransi, multikulturalisme dan Hak-hak asasi manusia. Lahirnya wacana Islam Nusantara memberikan angin segar bagi pemahaman masyarakat tentang relasi antara ajaran agama dan kehidupan bernegara. Kelompok beragama diarahkan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya toleransi dan pemahaman akan multikultualisme di Indonesia. Toleransi dan multikulturalisme menjadi sarana yang penting bagi bangsa Indonesia untuk mempertahankan NKRI sebagai sebuah negara yang kokoh.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Agama, Islam Nusantara, Pancasila, Multikulturalisme, dan Toleransi.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 17 Oct 2020 03:44
Last Modified: 04 Oct 2021 06:01
URI: http://repository.stfkledalero.ac.id/id/eprint/74

Actions (login required)

View Item View Item