Dialog Antara Islam Dan Katolik Di Kabupaten Ende: Jalan Lurus Menuju Kerukunan

WORA, Mikhael (2021) Dialog Antara Islam Dan Katolik Di Kabupaten Ende: Jalan Lurus Menuju Kerukunan. Undergraduate thesis, STFK Ledalero.

[img] Text
Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (325kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (613kB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (572kB)
[img] Text
Bab 4-Daftar Pustaka.pdf

Download (457kB)
[img] Text
Lampiran-lampiran.pdf

Download (354kB)

Abstract

Realitas keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat seringkali dihadapkan dengan situasi konflik berkepanjangan yang diakibatkan oleh adanya perbedaan-perbedaan mendasar. Salah satu perbedaan yang paling mencolok dalam kehidupan masyarakat Indonesia ialah perbedaan agama. Kehadiran agama yang berbeda-beda di tengah masyarakat Indonesia bisa menjadi sarana pemersatu bagi sesama pemeluk agama namun di lain sisi juga dapat menjadi wacana yang paling sensitif dibicarakan dan kerap menjadi sumber konflik dalam perjumpaan antarumat yang berbeda keyakinan. Hal ini juga berlaku bagi kehidupan masyarakat di kabupaten Ende di mana umat beragama Islam dan Katolik hidup saling berdampingan satu sama lain. Adanya perjumpaan antara umat Islam dan Katolik di kabupaten Ende didukung oleh pelbagai macam faktor yang mampu menciptakan nuasa kebersamaan antarsesama pemeluk agama. Oleh karena itu, kabupaten Ende sebagai wadah perjumpaan antarumat Islam dan Katolik ini bisa memungkinkan lahirnya konflik bernuansa agama yang dapat memecah-belah kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama. Berhadapan dengan pluralitas kehidupan masyarakat yang berbeda latarbelakang di kabupaten Ende tersebut, dialog antarumat Islam dan Katolik menjadi suatu kebutuhan pokok untuk membina kerukunan antarumat beragama. Selain mampu menciptakan kerukunan hidup umat beragama, dialog juga menjadi jalan lurus menuju kerukunan umat beragama Islam dan Katolik guna mencegah segala benih-benih kekerasan yang berpotensi merusak nuansa kerukunan hidup antarumat beragama di kabupaten Ende. Oleh karena itu, dialog mesti dibangun atas dasar ajaran iman yang kuat dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kebaikan bersama. Dialog antarumat Islam dan Katolik di kabupaten Ende dapat terjalin secara harmonis apabila para agen kerukunan yang dibekali dengan kemampuan yang mumpuni mampu menjalankan perannya dalam menciptakan suasana kehidupan yang rukun dan damai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dialog, konflik, Islam, Katolik, damai, agen kerukunan.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
Divisions: Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Fransiskus Xaverius Sabu
Date Deposited: 28 Apr 2021 05:05
Last Modified: 28 Apr 2021 05:05
URI: http://repository.stfkledalero.ac.id/id/eprint/685

Actions (login required)

View Item View Item