Meneropong Pesta Sekolah Budaya Manggarai pada Masyarakat Tiwung Tana dalam Terang Kisah Hidup Jemaat Perdana Seturut Kisah Para Rasul 2:41-47

AFANDI, Bonefasius (2021) Meneropong Pesta Sekolah Budaya Manggarai pada Masyarakat Tiwung Tana dalam Terang Kisah Hidup Jemaat Perdana Seturut Kisah Para Rasul 2:41-47. Undergraduate thesis, STFK Ledalero.

[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (430kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (568kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (522kB)
[img] Text
BAB IV - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (343kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (990kB)

Abstract

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki keragaman budaya. Kebudayaan ini menjadi warna dan identitas sebuah wilayah atau daerah. Kebudayaan sebagai bentuk kreativitas manusia. Kebudayaan dibentuk dengan tujuan mengakrabkan serta menjamin kesejahteraan bersama (bonum commune). Dengan kebudayaan, manusia diharapkan dapat bersatu, bersahabat, bekerja sama, solider dan memberi diri bagi yang lain lewat acara kebudayaan. Kebudayaan menjadikan manusia mengerti dengan baik tentang kehidupan, moralitas dan berbagai sistem nilai yang perlu dihidupi oleh sekelompok orang maupun sebagai individu. Dalam kebudayaan Manggarai khususnya masyarakat Tiwung Tana, salah satu nilai kebudayaan yang sudah diwariskan secara turun temurun adalah pesta sekolah. Pesta sekolah merupakan acara pengumpulan dana oleh masyarakat untuk anak yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam acara pesta sekolah, semboyan yang selalu dihidupkan adalah "tegi campe agu momang" (minta bantuan dan doa). Nilai kehidupan yang terdapat dalam acara pesta sekolah adalah: doa, pelayanan, perutusan dan rasa sense of belonging (rasa memiliki). Semangat ini juga dihidupi oleh jemaat perdana seperti yang dijelaskan dalam Kisah Para Rasul 2: 41-47. Jemaat Perdana merupakan kumpulan umat Kristen awali yang menganut ajaran iman akan Yesus Kristus. Mereka adalah masyarakat kecil dan agama minoritas dalam agama asli, yaitu agama Yahudi. Acara pesta sekolah dan hidup jemaat perdana merupakan dua realitas sosial dan budaya yang berbeda namun memiliki semangat hidup yang sama, yakni berkumpul bersama, berdoa, melayani, saling berbagi dan solider.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pesta Sekolah, Kisah Para Rasul, Berkumpul Bersama dan Berbagi Harta Milik
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Fransiskus Xaverius Sabu
Date Deposited: 14 Apr 2021 02:06
Last Modified: 31 Aug 2021 00:57
URI: http://repository.stfkledalero.ac.id/id/eprint/660

Actions (login required)

View Item View Item